Jumat, 02 Desember 2011

DAUN SEMANGGI

DAUN SEMANGGI



Yap disini aku mau ceritain tentang daun semanggi,pasti belum pada kenal kan apasih daun semanggi itu? Kegunaannya apa?adanya dimana ? cara mencarinya gimana? Apa bisa dimakan atau ngga? Pasti saya yakin belum pada tau ..
Daun semanggi itu bentuknya seperti rumput tapi bisa dimakan loh, daun semanggi ini sejenis paku air yang banyak ditemukan di pematang sawah dan saluran irigasi.

Dan tau ngga daun semanggi ini bisa dimakan loh ??
caranya tau ngga gimana supaya daun semanggi ini enak dimakan ?? “saya tau caranya dari penjual daun semnggi di desa saya “. caranya mudah rebus daun semangginya hingga matang jika sudah matang tiriskan dan campurkan kelapa parut dan garam secukupnya, biar lebih nikmat beri sambal, uniknya sambalnya itu terbuat dari cabai yang dikeringkan dan dihaluskan.

Ternyata daun semanggi ini banyak manfaatnya loh :
Diantaranya ;
*      sabagai penurun panas
*      Sembuhkan Penyakit Darah Tinggi
*      Menyembuhkan Batuk
*      Sakit gigi karena gigi nya berlubang Sebagai obat kumur 


satu lagi manfaat daun semanggi Gan...
DAUN semanggi memberikan manfaat lebih untuk kesehatan wanita. Dari penelitian diketahui, daun semanggi (green claver) mengandung isoflavon. Itu adalah zat aktif yang mengandung hormon esterogen dari bahan tumbuhan (fitoesterogen).
Bila dikonsumsi teratur, semanggi akan mengurangi gejala klinis yang muncul sebelum dan saat masuk tahap menopause. Serta, meningkatkan kualitas tulang hingga tak osteoporosis (pengeroposan tulang).

  • FAKTANYA ...

Walaupun banyak orang yang ngga tau apasih daun semanggi itu? tapi nama daun semnggi ini sudah dijadikan nama jembatan loh ? tau kan pasti jembatan semanggi yang ada dijakarta ? saya akan menceritakan asal usul nama jembatan semanggi sebagai simbol persatuan menurut filosofi bung karno ....
Jembatan semnggi ini dibangun oleh presiden soekarno pada saat menyambut asian games (1962).
Semanggi sesungguhnya nama lokal (Jawa) tumbuhan marsilea mutica yang bisa dijadikan lalapan. Setiap tangkai daun semanggi terdiri atas empat helai daun berbentuk lonjong yang kira-kira panjangnya mencapai dua cm dan lebar 1 cm.

Dalam satu kesempatan, Bung Karno sendiri pernah mengemukakan filosofi daun semanggi. Filosofi yang dimaksud adalah simbol persatuan, dalam bahasa Jawa ia menyebut “suh”, “suh” tersebut diambil dari bahasa jawa yaitu  “sumanggen” (semanggi),” suh” tersebut artinya adalah  pengikat sapu lidi. Tanpa “suh” sebatang lidi akan mudah patah. Sebaliknya, gabungan lidi-lidi yang diikat dengan “suh” menjadi kokoh dan bermanfaat menjadi alat pembersih.
Bentuk dari jembatan semanggi ini mirip daun semanggi .  coba lihat ..



Sumber:



NAMA  : ADINDA SYEILA PUTRI 
ABSEN : 01
XI IPA 3

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar